Yang Cemerlang Terkadang Tak Mudah Ditemukan

Kesempatan membeli buku baru selalu ada di awal bulan, bagi saya itu menyenangkan, seperti awal bulan Januari di tahun 2013 ini.

Biasanya saya tidak berlama-lama di toko buku, karena beberapa kawan telah merekomendasikan buku menarik yang mesti dibaca. Jadi, hanya beberapa saat setelah masuk toko buku, beberapa buku telah saya pegang, siap ke kasir dan membayar sesuai harga diskon yang didapat. Ah, untuk mendapat diskon buku, kau pasti tahu harus kemana. Ya, Toko buku Toga mas.

Tapi awal bulan ini saya mendapat rekomendasi tak hanya buku, tapi juga majalah. Beberapa kawan asik ngobrol tentang ‘tokoh seni pilihan’ majalah Tempo. Tanpa berpikir panjang (karena ini awal bulan) saya pun membelinya.

Jadi semuanya sudah siap, saya pun menuju kasir, membayar dan GO! Pulang ke rumah.

MENANGKAP YANG CERLANG, begitulah yang tertulis ketika saya mulai membaca pada halaman 53 majalah Tempo edisi 7-13 januari 2013, yang baru saja saya beli. Tak salah lagi, inilah yang menjadi bahan obrolan kawan-kawan yang antara lain membahas mengenai tokoh seni pilihan majalah Tempo sepanjang tahun 2012.

Beberapa nama mengisi pilihan terbaik majalah Tempo seperti Anusapati, Teater satu Lampung, Joko pinurbo, hingga Band Payung teduh. “yang cemerlang terkadang tak mudah ditemukan.” Begitulah yang tertulis di halaman yang sama.

Entah kenapa, membacanya, kalimat itu seperti ‘terbang’ dalam pikiran saya. Dan jika kerangka pikir “yang cemerlang terkadang tak mudah ditemukan” saya ‘daratkan’ pada sejumlah buku arsitektur yang terbit sepanjang tahun 2012, maka bisa dipastikan hanya beberapa nama saja yang muncul.

Mungkin saya perlu mencobanya, membuat daftar buku arsitektur terbaik yang terbit sepanjang tahun 2012. Tapi, mohon diingat, ini percobaan saya lho yah, dari orang yang masih baru di dunia arsitektur Indonesia.

Dan berikut daftar buku arsitektur terbaik yang terbit sepanjang tahun 2012;

The Pating Tlecek Ruang Arsitektur -@yoshifajar-

Studio Talk : Home -UPH Press 2012-

Zaman Baru Generasi Modernis –Abidin Kusno-

Kota Rumah Kita -@marcokusumawijaya-

Tegang Bentang -Pusat Dokumentasi Arsitektur-

Tulisan ini akan menjadi panjang jika saya harus menjelaskan alasan kenapa memilih buku-buku di atas, saya coba membuat ini lebih singkat, dengan alasan karena di sinilah pentingnya penghargaan atas buku-buku macam mana yang layak diabadikan dan menjadi teladan. Bukan buku yang mempermalukan peradaban dan lebih pantas dimusnahkan…

Jadi, awal bulan depan mau beli buku arsitektur yang mana, sob? Hehe

*Catatan tambahan:

beberapa buku arsitektur yang juga terbaik di tahun sebelumnya -menurut saya lho yah;

tahun 2011;

Arsitektur yang lain –@aviantiarmand-

Tahun 2010;

“So.lil.o.quy” –pak Apep-

PicsArt_1357890252392

Teman-teman, buku sastra terbaik 2012 pilihan Majalah Tempo adalah kumpulan puisi Joko Pinurbo, “Tahilalat”. Selamat dan salut untuk Mas Joko Pinurbo! Karyamu telah menyelamatkan kami, para sastrawan dan penulis negeri ini, dari rasa malu dan terhina akibat penghargaan serta pujian pada karya-karya yang buruk dan upaya-upaya siapa pun untuk mencuci otak kami agar mengakui barang-barang tak bermutu itu sebagai penting dan layak dibaca. Hhhhhh….” status Facebook Linda Christanty.

2 thoughts on “Yang Cemerlang Terkadang Tak Mudah Ditemukan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s