Community Project: Everyday and Architecture, it’s a real contribution for social activity in my department!

sebuah surat masuk ke email ruang_17@yahoo.co.id. surat yang dilengkapi dengan lampiran file berisi cerita revitalisasi perpustakaan SDN BAKTIJAYA I membuat saya jadi berpikir kembali tentang peran nyata kampus dalam kehidupan sekitar. ini salah satu contoh bentuk nyata yang semoga bisa menginspirasi kampus-kampus lain di indonesia. selengkapnya bisa langsung dibaca di bawah ini.

——-

Oleh: Grup 9 ‘Everyday’ mahasiswa arsitektur UI angkatan 2008

Gambar

Nama mata kuliah ini adalah “Arsitektur dan Keseharian”. Mungkin bagi jurusan lain di Teknik nama mata kuliah ini terdengar aneh. Namun begitulah perkuliahan di arsitektur FTUI, cukup banyak menyinggung aspek-aspek sosial dan keseharian dibandingkan mengenai aspek-aspek teknik di lapangan.

Sebetulnya dalam mata kuliah ini pembahasan lebih ditekankan pada pengkajian sebuah karya perancangan dengan teori arsitektur itu sendiri. Namun selain mengikuti kuliah, ternyata ada sebuah proyek komunitas yang harus dijalani oleh mahasiswanya, yaitu revitalisasi perpustakaan SD.

Pada dasarnya gagasan untuk menjalani proyek ini dipelopori oleh seorang dosen dalam mata kuliah ini. Proyek ini diadakan di kawasan sekitar Kota Depok. Adapun tujuan dari proyek ini ialah untuk melakukan perbaikan-perbaikan pada perpustakaan-perpustakaan SD yang ada agar kondisinya menjadi lebih baik lagi. Bentuknya dapat berupa perbaikan fisik serta penambahan buku-buku bacaan. Harapannya, mudah-mudahan minat membaca dari para murid tersebut dapat meningkat sehingga dapat tumbuh generasi anak bangsa yang cerdas karena rajin membaca.

Gambar

Dalam menjalani proyek ini dalam satu kelas dibagi ke dalam beberapa kelompok. Kelompok saya mendapat lokasi di SDN Bakti Jaya 1, Komplek Pelni, Depok. Terdapat beberapa tahapan yang harus kami lalui dalam masing-masing kelompok. Survey awal merupakan langkah pertama yang selalu kami jalani sebelum mengerjakan sebuah proyek.

Setelah mengetahui keadaan perpustakaan tersebut, kami mulai berdiskusi dalam kelompok untuk menentukan langkah-langkah apa sajakah yang harus dijalani dalam mendisain perpustakaan SD ini. Setelah itu, kerja tim itu pun dimulai. Kami mulai dengan menjalankan berbagai workshop terhadap murid-murid SD tersebut. Workshop ini dapat berupa permainan, kegiatan seni seperti menggambar, serta kegiatan-kegiatan menyenangkan lainnya. Tujuannya ialah untuk menggali ide disain dari murid-murid tersebut. Dengan kata lain ini merupakan pelibatan komunitas setempat untuk berpartisipasi agar timbul rasa kepemilikan dari mereka dalam proyek ini.

Gambar

Setelah mendapatkan ide dari berbagai workshop yang diadakan, kami pun mulai mendisain perpustakaannya. Kami coba menata ulang kembali perpustakaan tersebut agar tercipta kondisi yang lebih baik lagi dan nyaman untuk digunakan.

Gambar

Setelah tahap perencanaan selesai kami melanjutkan dengan pembangunan perpustakaannya. Dalam proses pembangunan ini kami benar-benar mengalami kegiatan yang mungkin tidak akan pernah didapat dari bangku kuliah. Seperti mengecat tembok, menggergaji kayu untuk pembuatan furnitur lemari. Dari sini kami dapat merasakan ternyata menjalani kegiatan itu tidaklah semudah yang dibayangkan.Walaupun semikian, rasa lelah dalam menjalankan aktivitas bersama seolah tidak terasa karena diiringi dengan rasa senang dan kebersaman.

Gambar

Untuk dapat memperoleh bacaan yang lebih menarik, kami juga mencari referensi-referensi buku tambahan. Beruntung ada seorang sukarelawan yang mau menyumbangkan buku-bukunya untuk dapat digunakan di perpustakaan tersebut. Ini dapat terjadi karena kami juga menyebarkan publikasi dalam rangka penggalangan buku-buku melalui media jejaring sosial yang ada.

Akhirnya, tibalah tahap peresmian perpustakaan tersebut. Itu dihadiri oleh berbagai pihak yang berkepentingan, seperti guru setempat, kepala dinas pendidikan di tingkat kecamatan, serta murid-murid SD itu sendiri. Tak kalah penting, kedua dosen dalam mata kuliah ini yang menjadi pembimbing setia kami pun ikut hadir meramaikan peresmian ini. Inilah disain akhirnya.

Gambar

Sungguh, kesempatan untuk dapat menjalankan aktivitas bersama teman-teman dalam satu jurusan amatlah bermanfaat. Apalagi bila aktivitas tersebut merupakan kegiatan sosial yang kebermanfaatannya tidak hanya bagi diri sendiri, namun juga bagi lingkungan tempat kita berada saat ini.

Hari-hari dalam menjalani perkuliahan pun menjadi semakin seru. Terkadang justru tukar-menukar pikiran terjadi dalam kegiatan ini dan tentu saja itu menjadi sesuatu yang bernilai positif saat kita dapat saling berbagi mengenai cerita kehidupan agar lebih baik dari hari kemarin. Tak menutup kemungkinan kita dapat belajar dari prestasi yang sudah teman kita peroleh lebih dahulu sehingga terciptalah iklim untuk bersemangat dalam menjalani perkuliahan. Selamat berjuang kawan-kawan!

Tim proyek:

  1. Azriansyah Ithakari
  2. Talisa Dwiyani
  3. Arichi Christika Lorery
  4. Arif Rahman Wahid
  5. Ayu
  6. Mutia Sekar Hapsari
  7. Dwimayu Budinastiti
  8. Kusyono Suryo
  9. Catur Meiyogo
  10. Ryan Tjahjadi
  11. Muhammad Arlex S.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s