Juara Pertama Lomba Desain SERI RUMAH IDE dari Imelda Akmal Architectural Writer dan Gramedia Pustaka Utama kategori Rumah Tropis Hemat Energi

ide desain berangkat dari upaya menciptakan suhu ruang hidup yang konduksif pada temperatur lahan -lingkungan- yang panas. Hal ini dirasakan akibat dari pergerakan udara yang minim, sehingga mengecilkan kemungkinan untuk mendapatkan suhu ruangan pada titik yang konduksif. reaksi utama yang kemudian muncul adalah respon terhadap pergerakan udara pada lahan-lingkungan.

Maka kemudian dibuat suatu cara untuk memicu pergerakan udara. Prinsip fisika dasar kemudian diterapkan kedalam metoda perancangan; kolam pada lantai dasar difungsikan sebagai alat alami untuk mendinginkan udara pada lantai dasar, suhu udara dingin pada lantai dasar ini diharapkan dapat memicu pergerakan udara sesuai dengan prinsip“bergerak dari yang bertekanan tinggi ke bertekanan rendah”, cerobong angin kemudian diletakkan tegak lurus terhadap kolam pada lantai dasar dengan tujuan untuk menarik udara dingin bergerak dari lantai dasar menuju ruang hidup di lantai atas.

Kenyataan bahwa sifat pergerakan udara adalah ‘smooth’ diterjemahkan ke dalam bahasa arsitektur berdinding lengkung dengan beragam fungsi ruang di sekitarnya. Ekspresi bangunan yang muncul adalah lembut, lengkung, tak bersudut, namun pada tempatnya.

Material bata ekspose pada dinding, plat beton tanpa finishing, landskap rumput yang -dibuat- berkontur, taman pada atap rumput, panel surya pada beberapa bagian atap,bukaan dan lubang angin, pohon bambu, juga tanaman anti polutan adalah bagian lain untuk mendukung terciptanya suhu ruang hidup yang konduksif. Dengan demikian, alam kemudian menjadi bagian dari keseharian hidup yang tiap kali membuat kita takjub; cayaha matahari fajar, kicauan burung, bayangan dedaunan dan ranting yang turun menyentuh tanah, material yang ditampilkan secara ‘telanjang’, hembusan angin sepoisepoi yang masuk ke dalam lalu ke luar ruangan, bau tanah sehabis hujan, juga cahaya matahari yang mendistorsikan bayangan dari pagi hingga pagi lagi.

2 Hipotesa sementara yang didapatkan bahwa;

pertama, desain tropis hemat energi tidak harus terus menerus mengulang bentuk-bentuk bangunan vernakular tradisional secara harafiah, bentuk atap miring kemudian dihilangkan dan dijawab dengan atap rumput yang dipercaya dapat menjaga kestabilan suhu ruang di bawah atap karena kinerja lapisan tanah dan rumput yang menahan radiasi panas matahari. Atap rumput juga berfungsi sebagai pengembangan ruang terbuka hijau bagi area resapan air, halaman pribadi, kebun,taman area bermain, atau untuk mendapatkan pemandangan.

Kedua, ide desain ini bukan merupakan hasil dari pemahaman estetik, melainkan murni terinspirasi dari kebutuhan lahan dan membiarkan kebenaran muncul. Seperti halnya hembusan angin yang muncul dan hilang dari ruang, meninggalkan suatu pengalaman ruang yang membangkitkan perasaan, yang kemudian berubah menjadi pengalaman estetik itu sendiri. Dalam ruang tinggal, setiap yang peka akan menemukan itu: keindahan yang belum selesai, yang akan melahirkan pengalaman yang terus menerus baru dan berbeda. Sebuah puisi.

-darman-

-studi ruang-

-studi pori-pori dinding-

-interior lantai dasar-

-interior lantai dasar-

-interior ruang tidur-

 

KOMENTAR JURI

sukendro sukendra juara satu unggul karena ia mencoba dan menawarkan konsep rancangan yang kuat dalam merespons iklim tropis. ia belum sukses 100%, tapi yang penting sudah berani mencoba.

siri gretiani desain juara satu menurut saya tidak terlalu familier bagi pembaca awam. desain dade bukanlah suatu desain yang cocok bagi selera orang banyak. kalau menyukai adventure dan ingin sesuatu yang beda, mungkin bisa jadi menarik. namun, ia menawarkan konsep hemat energi yang cukup masuk akal. wujud hemat energi terlihat dari caranya menampung air dan menata jalur sirkulasi udara dengan membuat banyak bukaan (lewat cerobong angin) sehingga tidak perlu pendingin udara. ia juga menerangkan konsep arsitektur tropis dengan tidak mengulang bentuk-bentuk vernakular (menggunakan atap pelana), melainkan atap datar yang ditanami rumput.

imelda akmal menurut saya, juara satu menawarkan penyelesaian yang memang diharapkan. masalah yang ada di iklim tropis adalah panas dan lembap yang bertolak belakang. panas perlu didinginkan dengan keteduhan; sinar matahari jika tidak mengenai dinding secara langsung akan membuat rumah lebih sejuk. sinar matahari harus bisa masuk ke ruang supaya ruang kering. namun, masuknya sinar matahari menjadi panas, padahal panas yang justeru ingin dikurangi. masalah inilah yang perlu diselesaikan. salah satu jalan keluarnya adalah membuat udara di dalam rumah bergerak. selain membuat sejuk, ruang pun terhindar dari kelembaban.

juara satu memberikan pentelesaian yang paling baik menyangkut aspek angindan ventilasi. darman memberi perhitungan angin, diagram angin, bagaimana aliran kalau ada bangunan, penyelesaian desain dengan cerobong untuk membuang udara panas ke luar, namun matahari tetap dapat masuk ke rumah.

kemudian ia memberikan solusi yang unik dan beda dengan yang lain, yaitu mengaplikasikan bentuk organik dalam desain bangunannya. saya pikir itu penyelesaian yang cerdas. unik dan beda karena sekarang kebanyakan orang membuat desain berbentuk kotak atau bentuk geometris. banyak yang lupa bahwa ada bentuk organik. dalam desain ini, bentuk organik muncul berkaitan dengan sifat angin yang ingin direspons.

meski bentuknya organik, luas ruang yang disediakan masih bisa memuat furniture, mungkin built-in supaya lebih efisien dan menyatu dengan ruangnya, atau furniture biasa. penyelesaiannya tepat dan hasil desainnya dipengaruhi penyelesaian permasalahan. menurut saya, ini penyelesaian yang baik. ekspresi desain timbul dari ekspresi kebutuhan di dalamnya. desain yang ditampilkan baru, inovatif, dan progresif.

6 thoughts on “Juara Pertama Lomba Desain SERI RUMAH IDE dari Imelda Akmal Architectural Writer dan Gramedia Pustaka Utama kategori Rumah Tropis Hemat Energi

  1. cung

    darman, selamat. jago!🙂

    btw, pemberian kolam di interior, untuk iklim tropis lembab —> menambah kelembaban, otomatis menambah ketidaknyamanan thermal. pembuatan kolam dan air dalam interior (dan cerobong ventilasi) tepat untuk iklim panas kering atau iklim gurun (panas dan dingin ekstrim), seperti di timur tengah, india utara, pakistan.

    Balas
  2. ruang17 Penulis Tulisan

    @cung: iya om.. Kolam sprti itu paling aktif bekerjanya pd musim panas.. Kalau musim dingin air kolamnya dikuras terus ikannya digoreng.. Makan2 kita om.. Hahahaha.. [gue lg gk mood serius]

    Balas
  3. Fajspro

    keren, penuh totalitas.. dan sangat setuju dengan komentar bung SuSu .. mencoba, sedeeeeeepp!!
    btw urusan nyamuk gimana om dar..? apa ingin menyatu saja dengan alam sperti kantor Labo..? hehhehe

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s