Mexico in your senses

“Meksiko adalah arah yang paling penting bagi negara kita.
meksiko adalah arti yang paling penting dari keberadaan kita.” willy sousa

Ini adalah pameran termegah tentang suatu bangsa. Di sebuah gedung galeri sementara yang menakjubkan di zocalo (plasa bersejarah di pusat mexico city), semua orang dapat menyaksikan (gratis) kekayaan, keindahan, keragaman mexico. Tanpa tulisan. Hanya pameran foto2 yang luar biasa megah, dan cuplikan film singkat (tanpa teks atau cerita) yang luar biasa agung. Walaupun tanpa teks, tanpa cerita, hanya gambar2 fotografi dan film singkat dengan latar musik yang megah (cuplikan2 gambar indah berkualitas fotografi sangat tinggi, berupa alam, arsitektur, situs arkeologi, pakaian, hasil bumi, aktivitas sehari2 orang mexico: anak2, laki-laki, perempuan, pengantin, dan lain-lain) yang menggambarkan betapa mexico merupakan negara yang agung dan membanggakan. Menyaksikannya membuat saya sangat terharu dan hampir menangis karena 2 sebab.

Pertama, pameran ini betul2 mengangkat orang2 mexico menjadi bangga akan jati dirinya (dalam obrolan dengan salah seorang event organiser mexico, dia bilang bahwa beberapa tahun belakangan ini saja orang mexico baru mulai menyadari kebanggaannya sebagai orang mexico. Mungkin karena mexico merupakan negara yang penuh dengan persoalan narkoba, kemiskinan, dan lain2 termasuk sejarah penggunaan manusia sebagai korban sembelihan dalam kepercayaan nenek moyangnya untuk berdamai dengan alam semesta, di samping peninggalan peradabannya yang sangat tinggi. Nenek moyang orang mexico yang terdiri dari sekitar 37 etnik -termasuk maya dan aztek yang sangat terkenal- memiliki peninggalan karya2 seni yang detail dan rumit, perhitungan astronomi yang sangat teliti, serta tulisan dan simbol2 yang tercatat yang menjelaskan banyak hal) dan sangat memiliki daya dorong untuk mengangkat bisnis pariwisata. Kedua, saya ingat akan tanah air Indonesia yang bhinneka dalam banyak hal namun masih seperti harta karun yang terpendam belum tergali dan potensinya belum terasah.

Willy Sousa, sang fotografer, suatu saat bertanya pada dirinya sendiri: “ dari mana kehidupan ini berasal? ” “ apa yang membuat aku bernafas, apa yang membuat aku merasakan, menyentuh, mencium, apa yang membuat aku turun dari ranjang setiap pagi dengan sebuah mimpi atau tidak? Dari mana perasaan, harapan, takdirku berasal? Kenapa aku lapar, kecewa? Dari mana energi yang membuat aku berjalan, berlari, atau berdiri? Dari mana air mataku berasal? Dari mana begitu banyak kebahagiaan dan sensasi berasal? Dari mana begitu banyak cerita, kebohongan, begitu banyak kebenaran, setengah kebenaran berasal? Dari mana kepercayaan, agama, penyembahan berasal? Aku bertanya pada diriku sendiri dari mana kehidupan berasal, yang terjadi begitu cepat; dan kesadaran itu secara alami lahir bersamaan dengan terbitnya matahari. Aku meremehkan pertanyaan tersebut dan terkagum-kagum dengan jawabannya. Kehidupan berasal dari cinta.”

“ Dari sebuah cinta, kita merasakan mimpi2 kita, ide-ide kita, harapan-harapan kita; dari sebuah cinta ketika kita bangun setiap pagi tanpa bertanya hari apa ini; dari sebuah cinta kita merasakan profesi kita, pekerjaan kita, anak2 kita, orang tua kita, dan untuk sebuah hal sederhana yang membuat kita tertawa terbahak-bahak; dari sebuah cinta kita merasakan teman2 kita, untuk kreativitas, untuk kepandaian dan semangat; dari sebuah cinta kita merasakan tantangan2 dan kemenangan2, seperti juga untuk tipuan. Cinta datang dari semua hal yang memelihara jiwa kita dan membuat kita semua merasa hidup….”

Sudah sejak lama willy sousa memulai pencariannya, sampai menemukan apa yang sedang dia cari tepat dimana dulu dia telah mulai: di mexico. Mexico hadir kembali bersama-sama dengan yang disangkanya telah dia lupakan dan sakiti: kebanggaannya menjadi bagian dari negara yang luar biasa. Willy sousa mulai kembali merasakan kekuatan orang-orang mexico, warna-warni alaminya, keragaman, kesederhanaan, cinta, kerendah hatian, kesakitan, kemegahan alamnya, persahabatan, peninggalan luar biasa masa lalunya, senyuman anak-anak yang hidup di dunia mimpi, mata yang hangat dan ramah, kehidupan dan setiap hari. Masih ada harapan untuk mexico, itu keyakinannya. Dia mulai mengakui kekuatan2 mexico sejak berhenti terpaku pada kelemahan2nya. Dia mulai bangun setiap hari dengan salah satu dari inderanya, merasakan mexico. Melihatnya, menghirup udaranya, mendengarnya, menyentuhnya, merasakannya seperti baru pertama kali.

Willy sousa menjelajah seluruh mexico selama 8 tahun belakangan ini, dengan membuka seluruh hati, jiwa, dan inderanya untuk dapat menangkap cuplikan2 foto yang penuh arti dan menakjubkan. Latar belakangnya sebagai pembuat film, memberikannya pengalaman untuk membuat foto dengan pendekatan itu. Dia suka mengambil foto orang yang sedang bergerak, pergerakan awan, aliran air sungai, atau kecepatan perubahan ekspresi wajah. Kualitas fotonya sungguh menakjubkan, menggerakan hati penuh haru saat menyaksikannya. Semangat dan pesannya teramat jelas berbicara melalui mata, warna, bentuk, gerakan, ekspresi setiap foto yang ditampilkan.

Willy sousa sangat percaya akan teknologi tinggi. Dia melakukan apa saja yang perlu untuk meyakinkan bahwa kamera dan lensanya adalah yang terbaik untuk karakter fotonya. Untuk produksi film, dia selalu menggunakan teknologi terbaru. Sebagai contoh, dia adalah fotografer pertama di dunia yang menggunakan kamera Phantom HD untuk tujuan bukan ilmiah, yang dapat memfoto lebih dari 1000 bingkai foto per detik. Keberhasilan foto2nya adalah kesanggupannya untuk menghanyutkan perasaan orang yang mengamatinya. Kekuatan utama dalam karyanya adalah foto-foto wajah orang mexico, dari berbagai suku dan kondisi sosial, yang paling banyak adalah foto anak-anak. Selain itu juga, tema yang berikutnya untuk menggambarkan pencariannya adalah tradisi, perayaan, dan ritual2 mexico. Dalam pencarian karyanya untuk mengekspresikan cinta sebagai jawaban yang dia temukan, willy sousa membawa 17 ton perlengkapan, lebih dari 150 orang anggota produksi, menjelajah sekitar 251.000 kilometer dalam hampir 500 hari pengambilan foto, di lebih dari 2000 lokasi, mengambil foto ribuan orang di 32 negara bagian republik mexico. Karya2nya telah membawanya mendapatkan 81 penghargaan internasional. Karya2nya dapat dilihat di:

http://www.mexicoentussentidos.co

m.mx dan http://www.ifstudios.com.mx.

Menghadiri pameran ini merupakan pengalaman spiritual yang menggetarkan hati buat saya. Dari keragu-raguan menghadiri holcim forum 2010: re-inventing construction di mexico (kenapa di mexico, bukan di negara lain yang lebih menarik?), keluar dari sana membuat saya berteriak: I Love Mexico! (dalam hati saya berarti I Love Indonesia very much…apa yang bisa kulakukan?)

bandung, 2 mei 2010
yu sing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s